tuk mee
Mee……aku mencintai hidupku ketika matahari terbit dengan gagahnya di ufuk timur, kadang aku mencintai dan membenci hidupku ketika matahari ditutup oleh mendung, kadang aku sangat membenci hidupku ketika matahari membakar bumi dengan sombongnya, dan aku akan meratapi hidupku ketika matahari tenggelam di telan tepian ujung dunia.
Mee….romantika percintaan itu sering menyakitkan hati, semua perasaan, cinta, benci, senang, sedih selalu membayangi. Terus terang aku bingung dari mana datangnya cinta dan benci, disaat kita merasa saling memiliki, rasa cinta menggila menjadi keindahan yang tiada duanya di dunia ini, tapi disaat kita tidak lagi merasa memiliki, rasa benci menggila menjadi gelombang dahsyat yang menghancurkan semua yang ada.
Mee……untuk apa mencinta kalo harus menjadi membenci?….
Mee….mungkin belakangan ini aku terlalu bersemangat untuk mencinta, tapi aku sangat takut untuk membenci, karena aku bisa mencintai selama hayatku tapi aku juga bisa membenci selama hayatku. Aku berpikir, wajar aku bersemangat untuk mencintamu, karena aku memang ingin mencintamu selama hayatku, dan aku tidak ingin untuk membencimu.
Mee….. keraguan adalah fitrah kita sebagai manusia, begitu juga keraguan yang membersit di hatimu, namun sikap meragu sering membuat kita dipermainkan oleh hidup, dengan sikap meragu kita hanyalah oportunis yang mencari kenikmatan hidup bukan sebagai manusia yang mencari kenikmatan hakiki. Karena bagiku, atau bagi siapa saja yang tidak ingin meragu, kepedihan dari sikap tidak meragu adalah pelajaran dalam menempa diri.
Mee…..jika kamu berbelas kasihan kepadaku, maka janganlah menyebut berbelas kasihan, karena aku tidak ingin belas kasihanmu, karena aku tidak membawa belas kasihanku kepadamu, aku hanya membawa kasih dan sayangku untukmu. Aku tidak ingin takdirku membawa orang yang berbelas kasihan kepadaku, dan mereka bisa membawa belas kasihanya kepada orang lain dan itu untuk orang yang menderita.
Mee….pernikahan, demikian keinginan ku merupakan keinginan dari dua orang untuk menciptakan kehendak untuk membagi rasa cinta, kesenangan dan penderitaan. Rasa hormat terhadap satu sama lain, sebagai orang yang melaksanakan kehendak itu, itulah yang kusebut pernikahan.
Mee….semoga kita sedang melalui proses yang pasti bukan merupakan proses keragu-raguan kita……
Mee….aku ingin mencintai hidup mu seperti aku mencintai hidup ku ketika matahari terbit dengan indahnya di ufuk timur…
Mee….itu doaku……..
capeeeee dehhhhhhh
jadi juga…akhirnya…..jadi deh ne barang….lama kuidam-idamkan tuk buat blog…tapi karena mang goblok,jadi tertunda-tunda deh…karena memang kupikir hidup lebih indah dengan memplototi artis-artis sinetron, dan dengerin musik di mtv, karena menurut para ahli yang bijak, nonton sinetron dan dengerin mtv bisa merangsang otak agar jadi pinter, tapi yang terangsang kok otak “bawah” ya…..jadi tambah pinter, liat dikit aja dah sensitif……trus coba cari pelarian, ingat kawan yang namanya “alex yang keren dan bersahaja”…keren, karena anaknya mang keren…bersahaja, karena emosinya yang kadang ga terkontrol dan meledak meletup….galak loen bak gata…..huekkssssss!!!!!!!…yang kemudian mengajari aku buat blog dengan penuh ketidaksabarannya…he.he.he….bro, andai aq punya grup metal musick,rekaman trus keluarin album…thank’s nya pasti buat bro alex doank…tapi sayang aku ga punya itu semua,respek aku lewat blog aja yah……trus aku juga teringat kalo kamu juga pernah mencap orang lain sebagai “amunisi”, jadi terharu dan memuakkan, karena yang semua pernah kita cap sebagai amunisi ternyata cuma opportunis sejati, semoga itu ga terjadi sama cap amunisi mu ya…..trus,dari kegoblogkan jadilah blog ini,”ga usah ngomong propaganda deh” begitu katanya..tenang bro, “propaganda” hanya sekedar kalimat hebat-hebatan, bolehkan kalo pengen sekadar di cap hebat…..he.he.he…….walaupun memang ga ngerti “kontaminasi propaganda” itu apa….capeeee deeeeh…..



